Rabu, 23 April 2014

tugas etika dan filsafat kepemimpinan

1.      Pada dasarnya kita dicetak sebagai leader atau pemimpin. Seorang pemimpin harus mempunyai kompetensi kepemimpinan. Unsur kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah pengetahuan, keterampilan, sikap dan sifat-sifat kepribadian lain. Etika yaitu pemahaman tentang baik tidaknya, salah atau benar, etika lebih dipandang sebagai seni hidup yang mengarahkan kebahagiaan dan kebijaksanaan. Seorang leader harus mempunyai sifat kepemimpinan seperti takwa, sehat, cakap, jujur, tegas, setia, cerdik, berani, berilmu, efesien, disiplin, manusiawi dan bijaksana. Dengan harapan seorang pemimpin mampu menguasai atau mengatasi situasi yang akan dihadapinya sehingga ada keterkaitan baik emosional maupun kontigensi tujuan baik individu maupun organisasi. Maka seorang pemimpin harus bisa mengambil sebuah keputusan yang bijak agar tidak terjadinya kesalah pahaman antar organisasi dan agar tidak menimbulkan emosional antar individu maupun organisasi. Tingkat kematangan kompetensi yaitu memberikan motivasi bagi diri seorang pemimpin, peran utama seorang pemimpin yaitu sebagai pelayan, sebagai pelindung atau wali, jujur, bertanggung jawab, dan  cerdas menyampaikan apa yang harus disampaikan. Kompetensi yang dimiliki seorang pemimpin harus memberi  kita sebuah motivasi untuk menggerakkan suatu organisasi. Seorang leader harus melayani bawahannya dengan sebaik-baiknya agar suatu organisasi berjalan dengan apa yang diinginkan dan jika hal-hal tersebut telah dipenuhi oleh seorang leader maka orang tersebut pantas disebut leadership yang berhasil.

2.      Contoh sikap dan perilaku yang dilakukan dalam komitmen pemimpin yang berkompeten dengan nilai etika dan filsafat kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari secara situasional.  Kita harus mampu mengambil sebuah keputusan ataupun tindakan untuk melakukan sesuatu. Sikap seseorang harus mencerminkan sikap yang ramah, baik, dan bertanggung jawab. Perilaku sesorang harus mencerminkan perilaku yang baik, dapat dipercaya, adil, dan bijaksana. Kita harus mampu memimpin diri kita sendiri sebelum memimpin orang lain.



3.      Agar mahasiswa dapat mencapai tujuan seperti tinggkat kematangan dan berperilaku baik dalam pengambilan keputusan yaitu mahasiswa harus bertindak dengan sopan, jujur, mempunyai sikap yang tegas, bertanggung jawab, mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat dan seorang mahasiswa harus tegas dan berani dalam mengambil sebuah keputusan atau melakukan sebuah tindakan untuk mencapai sebuah tujuan.